Pukau Penonton Karnaval Budaya Klaten 2026, Kontingen Kebonarum Usung Tarian "Setya Arum ing Patirtan"
KLATEN – Kontingen Kecamatan Kebonarum sukses mencuri perhatian ribuan pasang mata dalam gelaran Karnaval Budaya Kabupaten Klaten yang berlangsung meriah di sepanjang Jalan Pemuda pada Selasa, 18 Agustus 2026. Garis akhir karnaval berpusat di panggung kehormatan depan Rumah Dinas Bupati Klaten.
Dalam ajang tahunan tersebut, Kecamatan Kebonarum menampilkan karya seni tari memukau bertajuk "Setya Arum ing Patirtan". Tarian anggun ciptaan koreografer Indah Kurnia, S.Sn. ini berhasil menghadirkan nuansa klasik yang penuh makna spiritual di hadapan para pejabat daerah dan masyarakat.
Tarian "Setya Arum ing Patirtan" menggambarkan keagungan serta kesucian kehidupan di dalam taman istana (taman kerajaan). Konsep sajian visual dan geraknya mengusung pesan filosofis yang mendalam:
-
Penyucian Jiwa: Di tengah keasrian taman kerajaan yang dihiasi pepohonan rimbun dan gemericik air petirtaan (patirtan), para putri istana tampil memikat seraya membawa bokor dan bunga sesaji.
-
Simbol Keberkahan: Air petirtaan tidak sekadar dimaknai sebagai sarana pembersihan diri secara fisik, melainkan lambang penyucian jiwa (tirta amerta) sekaligus ungkapan rasa syukur atas keberkahan dan kedamaian wilayah.
Penampilan harmonis yang memadukan keindahan alam dengan keanggunan spiritualitas bangsawan Jawa tersebut mendapat apresiasi meriah dari panggung kehormatan saat kontingen melintas. Keikutsertaan ini melestarikan kekayaan seni tradisi sekaligus menegaskan komitmen Kebonarum dalam memajukan kebudayaan lokal di Kabupaten Klaten.
What's Your Reaction?





